Pastiramai.com - Bacaan Menarik Indonesia

Senin, 19 Maret 2018

Dari puisi jadi lagu, proses Gus Ipul ciptakan 'Kabeh Sedulur Kabeh Makmur'

Kabeh Sedulur Kabeh Makmur. ©2018 Pastiramai.com
Pastiramai.com - Sejak mencalonkan diri sebagai Gubernur Jawa Timur, ternyata banyak sisi lain dari Gus Ipul yang mulai terungkap. Salah satunya adalah demokrasi gembira yang dipilihnya dalam menyampaikan visi dan misinya untuk Jawa Timur yang akan datang. Bukan berupa janji-janji belaka, Gus Ipul membuat sebuah puisi yang kemudian diubah menjadi lagu. Bertajuk 'Kabeh Sedulur Kabeh Makmur', lagu ini menjadi jingle kampanye yang bakal dibawakan oleh Nella Kharisma dan juga Via Vallen.

Gus Ipul mengungkapkan jika beliau ingin Jawa Timur menjadi provinsi yang makmur, serta memberikan perubahan yang berkelanjutan. Pasalnya, seiring berjalannya waktu akan terus ada perubahan baru yang dan tantangan yang semakin kompleks. Untuk menghadapinya, diperlukan 'seduluran' atau kebersamaan agar selalu bisa membuat Jawa Timur senantiasa makmur.

'Kabeh Sedulur Kabeh Makmur' awalnya merupakan sebuah puisi yang diciptakan oleh Gus Ipul. Dalam proses pembuatannya, Gus Ipul turut menyampaikan harapan, visi serta misi-nya untuk Jawa Timur. Bahasa Jawa sengaja dipilih dalam pembutannya, agar lebih dimengerti oleh semua masyarakat Jawa Timur.

Puisi 'Kabeh Sedulur Kabeh Makmur' ciptaan Gus Ipul ini kemudian diaransemen dan dijadikan sebuah lagu yang akan mengiringi pesta demokrasi Jawa Timur yang akan mendatang. Timses Gus Ipul- Mbak Puti pun memilih Nella Kharisma dan Via Vallen untuk menyanyikan lagu tersebut. Kedua artis yang sedang naik daun ini sengaja dipilih untuk menarik perhatian pemilih millenial yang mencapai 14 juta orang.

Artis asal Kediri (Nella Kharisma) dan Sidoarjo (Via Vallen) diharapkan mampu mewujudkan pesta demokrasi yang bergembira. Sehingga tidak ada lagi pesta demokrasi yang diwarnai konflik. Penasaran dengan lagunya seperti apa? Tunggu saja launching-nya 3 hari lagi, yakni tanggal 22 Maret 2018!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar