Pastiramai.com - Bacaan Menarik Indonesia

Senin, 19 Februari 2018

Rossi Sebut Ban Belakang Masalah Utama di Uji Coba Thailand

Rossi Sebut Ban Belakang Masalah Utama di Uji Coba Thailand

Valentino Rossi © Yamaha
Pastiramai.com - Pembalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi yang mengaku nyaman berkendara di uji coba pramusim Malaysia, harus kembali 'lesu' dalam uji coba Thailand di Sirkuit Buriram, di mana ia hanya menempati posisi 12 dalam daftar kombinasi catatan waktu. Ia pun menyebut ban belakang adalah masalah utamanya.

Rossi dan tandemnya, Maverick Vinales, memang mengalami kesulitan selama di Buriram. Pada hari Minggu (18/2), kedua rider ini malah hanya mampu berkutat di akhir 10 besar, jauh tertinggal dari rider Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco yang justru seharian memimpin daftar catatan waktu.

"Kami selalu kesulitan dengan ban belakang, dan kami berkorelasi dengan hal ini. Menurut saya, masalahnya adalah, jika kami pakai ban lunak, kami bisa lebih cepat. Sayangnya, saya kehilangan bagian ban ini, bagiannya cuil, karena suhu ban terlalu tinggi," ujar Rossi kepada Crash.net.

Valentino Rossi (c) Yamaha
"Setelahnya, saya jadi harus pakai ban dengan komponen lebih keras. Saat pakai ban yang lebih keras, saya bisa saja finis balapan, tapi bakal lebih lamban! Jadi kami harus bekerja keras, dan semuanya berkorelasi dengan grip ban belakang," lanjut sembilan kali juara dunia ini.

The Doctor pun menyatakan Yamaha punya tugas menumpuk sebelum uji coba Losail, Qatar pada 1-3 Maret nanti. Rider Italia berusia 39 tahun ini masih meyakini akselerasi YZR-M1 masih harus diperbaiki lewat perangkat elektronik, hal yang ia sebut jauh tertinggal dari Ducati dan Honda sejak 2016.

"Kami tak banyak peningkatan dibanding tahun lalu, terutama di area elektronik. Tapi mungkin di Qatar bisa lebih baik. Saya sudah diskusi dengan engineer dari Jepang dan memberikan feedback. Masalahnya sudah jelas, tapi tak mudah diperbaiki. Kami harus menunggu sampai Qatar untuk memahami potensi kami. Tapi sepertinya takkan ada perangkat baru," tutupnya. (cn/kny)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar